Quercetin: Bawang & Apel yang Jagain Sel-Sel Lo

Published: 2026-06-04·Ditulis oleh tim editorial My Health N Wellness

Quercetin: Bawang & Apel yang Jagain Sel-Sel Lo

Pernah potong bawang sampe nangis? Bawang biasa itu ternyata kaya quercetin – senyawa tumbuhan yang keren.

Quercetin itu pigmen alami di banyak buah, sayur, dan daun. Dia anggota keluarga flavonoid, sama kayak bahan di berry dan teh. Di Indonesia dan Singapura, kita sering makan makanan kaya quercetin – misalnya bawang goreng di nasi uduk, atau apel sama selai kacang. Yuk kenalan sama quercetin dengan gaya santai.

Quercetin Itu Apa?

Quercetin adalah flavonoid – bahan kimia tumbuhan yang jadi tameng terhadap stres lingkungan. Dia kasih warna kuning atau merah ke makanan kayak bawang, apel, dan kaper. Di tubuh, dia terkenal sebagai antioksidan. Bukan nutrisi wajib, tapi banyak orang suka makan makanan kaya quercetin sebagai bagian dari diet seimbang.

Kenapa Banyak Orang Tertarik Sama Quercetin?

🛡️ Antioksidan kuat

Bantu netralin radikal bebas (molekul nggak stabil yang bisa bikin stres sel). Kayak satpam buat sel.

🌸 Nyaman pas pergantian musim

Beberapa orang ngerasa makanan kaya quercetin bantu mereka lebih nyaman pas musim berubah, terutama soal hidung.

❤️ Jaga jantung dan pembuluh darah

Riset menunjukkan quercetin mungkin bantu jaga tekanan darah normal dan kelenturan pembuluh darah.

🏃‍♂️ Pemulihan setelah olahraga

Studi awal hint quercetin bisa kurangi kelelahan otot setelah aktivitas fisik, tapi butuh riset lebih lanjut pada manusia.

🧠 Lindungi sel otak

Sifat antioksidannya juga bagus buat sel otak, tapi sebagian besar bukti dari studi laboratorium.

Bioavailabilitas & Penyerapan

Nih masalahnya: quercetin nggak gampang diserap sendirian. Bakteri baik di usus lo bantu pecahin dia. Makan bareng lemak sehat (minyak zaitun atau kacang) atau bersama vitamin C (contohnya bawang dengan dressing jeruk) bisa bantu penyerapan. Masak juga bisa ubah ketersediaan – contohnya bawang masak tetep berkhasiat.

Soal Keamanan (Aman Banget dari Makanan)

Quercetin dari makanan utuh aman buat kebanyakan orang. Efek samping jarang, biasanya cuma dari suplemen dosis tinggi. Ada yang mungkin rasa kesemutan ringan atau sakit kepala kalau ambil ekstrak pekat. Ibu hamil atau menyusui sebaiknya dapat dari makanan dulu, konsultasi ke dokter sebelum suplemen.

Sumber Makanan Alami (Mudah Dicari)

  • 🧅 Bawang (merah dan kuning – mentah atau masak, terutama bawang goreng)
  • 🍎 Apel (makan sama kulitnya, di situ banyak quercetin)
  • 🫐 Berry – bluberi, cranberi, murbei
  • 🍵 Teh hijau dan teh hitam (teh tarik juga termasuk!)
  • 🥦 Brokoli, kale, asparagus
  • 🍷 Anggur merah dan wine merah (secukupnya aja)
  • 🍅 Tomat (terutama tomat ceri)

Nutrisi Lain yang Seru

Pikiran Akhir

Quercetin bukan obat ajaib, tapi alasan enak buat makan lebih banyak buah dan sayur warna-warni. Segenggam berry, apel renyah, atau bawang tambahan di nasi goreng – kebiasaan kecil ini hasilnya besar. Nggak perlu buru-buru cari suplemen; pasar dan supermarket lo udah cukup.

Disclaimer: Artikel ini hanya untuk edukasi, bukan pengganti saran medis. Konsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum perubahan gaya hidup.

Referensi

  1. Linus Pauling Institute (Oregon State University) – https://lpi.oregonstate.edu/mic/dietary-factors/phytochemicals/flavonoids
  2. MedlinePlus (NIH) – https://medlineplus.gov/druginfo/natural/294.html
  3. HealthXchange Singapore (SingHealth) – https://www.healthxchange.sg/food-nutrition/food-tips/satay-not-just-sinful-indulgence
  4. Singapore Medical Journal (SMJ) – http://www.smj.org.sg/article/traditional-chinese-medicine-herb-drug-interactions-aspirin
  5. Memorial Sloan Kettering Cancer Center (MSKCC) – https://www.mskcc.org/cancer-care/integrative-medicine/herbs/quercetin